Jika proses KYC Anda hanya mengandalkan perintah “kedip untuk verifikasi”, kemungkinan besar Anda sudah diretas.
Pada tahun 2026, lanskap ancaman bagi fintech telah bergeser secara fundamental. Kita telah beralih dari pemalsuan identitas sederhana (dengan menunjukkan foto) ke Serangan Injeksi dan Deepfake yang sangat realistis. Penipu tidak lagi perlu berdiri di depan kamera; mereka menggunakan perangkat lunak kamera virtual untuk menyuntikkan aliran video yang telah direkam sebelumnya atau yang dihasilkan AI langsung ke dalam aplikasi Anda.
Kegagalan “Active” Liveness
“Active Liveness” tradisional (meminta pengguna untuk menoleh atau tersenyum) menciptakan hambatan dan menyebabkan tingkat pengabaian pengguna yang tinggi. Lebih buruk lagi, metode ini sudah tidak aman lagi. AI generatif kini dapat menciptakan boneka deepfake yang tersenyum, berkedip, dan menoleh sesuai perintah secara real-time.
Solusi ARSA: Deteksi Liveness & Injeksi Pasif
API Deteksi Keaslian Wajah dari ARSA Technology melindungi dari ancaman canggih ini dengan menganalisis integritas aliran video, bukan hanya gambarnya.
- Deteksi Serangan Injeksi: Kami mendeteksi apakah umpan video berasal dari sensor kamera fisik atau driver virtual.
- Liveness Pasif: AI kami menganalisis tekstur kulit, pantulan mikro dari cahaya layar, dan sinyal fisiologis halus yang tidak dapat ditiru oleh deepfake—semuanya tanpa meminta pengguna untuk melakukan gerakan rumit.
Proses Onboarding Tanpa Hambatan = Pendapatan Lebih Tinggi
Keamanan tidak harus menghambat konversi. Karena pengecekan keaktifan kami bersifat pasif, pengguna asli lolos dalam hitungan detik. Ini mengurangi tingkat pengabaian selama proses pendaftaran, yang secara langsung berdampak pada keuntungan Anda.
Era “Kenali Pelanggan Anda” (KYC) telah berakhir.
Selamat datang di “Kenali Pelaku Anda” (KYA).
Pastikan orang di balik transaksi itu nyata, hadir, dan tidak terpengaruh.


